Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

6 HEWAN YANG PERLU DIWASPADAI PARA PENDAKI GUNUNG

Berlibur merupakan salah satu cara untuk menghilangkan stres. Banyak lokasi pilihan yang bisa dijadikan tempat liburan dengan pemandangan yang indah  bisa ke pantai, mendaki gunung dan lain-lain. Mendaki gunung menjadi salah satu pilihan dan banyak peminatnya dan ditambah negara Indonesia memiliki banyak gunung yang memiliki pemandangan yang indah. Di alam pegunungan adalah alam liar yang biasanya di dominasi hutan dengan pepohonan yang lebat. Dalam hutan pegunungan juga merupakan habitat dari hewan liar yang berbahaya. 

Berikut hewan liar  di hutan pegunungan yang berbahaya bagi para pendaki gunung.

1. HARIMAU

6 HEWAN YANG PERLU DIWASPADAI PARA PENDAKI GUNUNGhttps://www.suara.com/news/2020/07/26/103236/mengenal-harimau-sumatera-yang-hampir-punah?page=all

    Hewan buas jenis harimau memang masih ada terutama di kawasan hutan dan pegunungan di pulau sumatra. Harimau sumatra merupakan hewan yang dilingdungi dan sudah sangat langka. Dengan panjang 2,4 meter tinggi, tinggi 60 cm dan berat 120Kg dapat mengancam dan membunuh pendaki. Harimau  ini hanya ada di pulau sumatra, dulu di pulau Jawa dan Bali terdapat harimau namun sudah punah.


2. MACAN TUTUL

6 HEWAN YANG PERLU DIWASPADAI PARA PENDAKI GUNUNG

    Macan tutul memang tak sebesar  harimau, dengan panjang 1,5 meter, tinggi60 centimeter dan berat 30Kg apabila menyerang para pendaki gunung pasti akan mendapatkan luka yang cukup parah mengingat cakar dan taring macan tutul yang tajam. Macan tutul mempunyai dua corak yaitu tutul dan hitam polos atau biasa disebut macan kumbang. Macan tutul masih mendiami hutan pegunungan di pulau Sumatra dan Jawa.


3. BABI HUTAN

6 HEWAN YANG PERLU DIWASPADAI PARA PENDAKI GUNUNG

    Babi hutan memang bukan hewan pemangsa namun babi hutan memiliki taring yang tajam. Para pendaki hutan kerap kali menerima serangan dari babi hutan. Babi hutan akan menyerang untuk melindungi kelompoknya dari bahaya. Babi hutan tersebar luas di seluruh wilayah Indonesia.


4. ANJING HUTAN

6 HEWAN YANG PERLU DIWASPADAI PARA PENDAKI GUNUNG
http://kartininews.blogspot.com/2012/09/warga-ngasem-buru-anjing-liar.html


    Anjing hutan biasanya anjing yang lepas atau pergi dari pemiliknya ke dalam hutan dan berubah menjadi liar. Naluri liarnya muncul dan menjadi pemburu. Anjing liar ukurannya tidak terlalu besar namun jika mereka berkelompok besar maka akan mengancam nyawa para pendaki.


5. ULAR BERBISA

6 HEWAN YANG PERLU DIWASPADAI PARA PENDAKI GUNUNG

    Ada banyak jenis ular di dalam hutan. Mulai dari yang berbisa maupun yang tidak berbisa. Salah satu contoh ular yang tidak berbisa yaitu ular Phiton, ular phiton ukurannya yang besar mudah di temukan dan mudah dihindari oleh para pendaki. Jenis ular yang berbisa yaitu jenis cobra dan viper, kedua jenis ular itu sangat berbisa. Satu gigitan saja bisa membunuh manusia bila tidak segera mendapat perawatan yang cepat. Jenis ular cobra biasanya ular yang penakut dan akan lari menjauh jika ular tersebur mendengar adanya ancaman. Berbeda dengan jenis ular viper, ular  viper memililki taring terpanjang ini termasuk ular berbisa yang pemalas alias tidak akan lari jika ada yang mengancamnya, ular ini akan menggigit sebagai bentuk pertahanan dirinya. Corak dan warnanya juga menyatu dengan habitatnya, ada ular viper yang berwarna coklat yang menyatu dengan tanah dan daun kering biasanya para pendaki digigit dibagian kaki. Ular viper juga ada yang berwarna hijau biasanya berdiamdiri di pucuk daun. Apabila pendaki kurang berhati-hati ular tersebut akan langsung menggigit.Banyak hoaks yang beredar kalau ular itu takut garam (itu salah) berawal dari kuping yang salah dengar, yang di maksud yang takut garam itu ulat dalam hal ini yang dimaksud ulat pacet atau lintah, buka ular yang bersisik yang takut garam.


6. LINTAH ATAU PACET

6 HEWAN YANG PERLU DIWASPADAI PARA PENDAKI GUNUNG
https://www.mapalaunsultra.my.id/2019/12/cara-mencegah-gigitan-pacet-saat-berada.html

    Lintah memang bukan binatang yang mematikan namun gigitannya pasti akan menyebabkan luka. Lintah dapat masuk ke celah-celah baju dan celana. Para pendaki tidak sadar jika mereka sudah digigit lintah, gigitan lintah terkadang tidak terasa sama sekali dan pendaki akan sadar ketika si lintah sudah meminum darah mereka cukup banyak dan lintahnya menjadi besar. Efek gigitan lintah biasanya akan pendarahan, jika jumlah lintahnya banyak pasti akan kehilangan banyak darah.


Masih banyak bahaya lain selain dari hewan mulai dari terjatuh ke jurang atau tersesat di hutan. Supaya aman dan nyaman ikuti semua aturan dalam mendaki gunung dan yang paling penting selalu berdoa kepada Allah SWT. Jangan merusak alam dan tidak membuang sampah sembarangan.


WIWIT WIHANDOKO GUMILAR
WIWIT WIHANDOKO GUMILAR Assalamualaikum Keseharian Saya saat ini masih berprofesi sebagai Power Ranger di negara yang sangat indah dan kekuatan saya dibantu oleh Allah SWT, Orang tua, Rosul, Saudara, Anak, Teman, Guru, Tetangga. Kalau suka sama web ini, bantu share ke teman lainnya ya. saya doakan panjang umur, sehat selalu dan ditambahkan rejekinya. Terima kasih Wassalamualikum

Posting Komentar untuk " 6 HEWAN YANG PERLU DIWASPADAI PARA PENDAKI GUNUNG"